Jakarta – CTARSA Foundation melalui program PIJAR atau Pi’Mengajar kembali akan mengirimkan relawan guru muda ke daerah-daerah pelosok Indonesia. Sebanyak sepuluh relawan yang telah lulus berbagai tahapan seleksi, mulai menjalani program pelatihan dibimbing langsung oleh anggota Marinir Angkatan Laut. Pelatihan Guru Muda batch tiga ini akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 25 November hingga 29 November 2023, di Markas Komando Marinir Cilandak Jakarta Selatan.

Peserta akan mendapatkan materi pelatihan seperti pembentukan karakter mental kedisiplinan, PBB (Peraturan Baris Berbaris), Kepemimpinan Lapangan, Dasar Bela Negara, Etika dan Kerjasama hingga pelatihan fisik lainnya.

Pelatihan ini betujuan agar para peserta Pelatihan Relawan Pengabdian PIJAR (Pi Mengajar) CTARSA Foundation tahun 2023 mempunyai karakter dan mental yang mandiri, dapat mengembangkan kreasi dan inovasi serta rasa cinta tanah air yang tinggi dan mental yang kuat dalam menghadapi perkembangan lingkungan yang semakin global.

Dicky yudiantara, pemimpin pelatihan ini mengatakan, “Harapannya, pasca pelatihan ini, guru muda bisa memberikan contoh-contoh kepada siswa-siswa yg ada di sekolah, terutama di pelosok nanti, karena kebanyakan yang kerja di pelosok-pelosok itu tidak kuat mentalnya.”

Guru Muda Pijar batch tiga kali ini berasal dari berbagai daerah, termasuk dari Nusa Tenggara Timur, seperti Ivan Asbri Aplugi yang berasal dari Rote NTT dan Felani Wayan Rici Rasti yang berasal dari Flores Nusa Tenggara Timur, keduanya akan menjalani pengabdian di SDN Leomanu Amfoang Timur NTT dan SDN Redameter Sumba Barat Daya NTT.

Selain itu ada juga relawan guru muda yang berasal dari Padang, Sumatera Barat, yaitu Erlina Fahrunisa yang akan mengabdi di MTS Tarbiyatul Athhal Toroh Grobogan Jawa Tengah. Berikutnya ada Anisa Alfianti asal Jakarta yang akan mengabdi di MTS Al Mu’awwanah Ogan Ilir Sumatera Selatan. Balqis Fiscania Arrifa asal Jember, Jawa Timur yang akan bertugas di SDK Gayak Filial Nobo Adonara Nusa Tenggara Timur, Erlina Fahrunisa yang berasal dari Batang Jawa tengah yang mendapatkan penempatan di SDN 16 Siparayo Pasaman Barat Sumatera Barat. Lalu ada Nurul Fajriyah asal Sukoharjo Jawa Tengah yang akan bertugas di SDN Ciroyom Sukabumi Jawa Barat, Surya Nur Alam asal Majalengka Jawa Barat yang akan mengabdi di SDIT Masyarul Huda Muara Gembong Bekasi.

Sementara itu, ada dua relawan guru muda batch dua yang berhasil lolos dan melanjutkan pengabdiannya di batch tiga, yakni Faris Al Hakim yang teruskan pengabadian di SD Inpres Hamahena dan Zuhal Qolbi yang tetap bertugas di SDN 02 Lelogaa Amfoang Selatan NTT.

Program Pijar CTARSA Foundation bertujuan untuk memberikan kesetaraan kualitas pendidikan bagi Masyarakat di pelosok Negeri. Untuk menjalankan komitmen tersebut, CTARSA Foundation mendapatkan dukungan sponsorship dari AirNav Indonesia, Bank Mega, Bank Mega Syariah dan Dapur Coet.

Dalam giat ini, CTARSA Foundation juga berkolaborasi dengan berbuatbaik.id, Migunani Consulting, TNI AL, Savana, Buah Tangan dan The Enterpreneur Society.