NTT - Dalam perjalanan hidup ini, terdapat individu yang selalu bersedia memberikan manfaat bagi orang sekitar, bahkan dengan hal-hal yang sederhana. Zuhal Qolbi, seorang relawan dari GURUMUDA PIJAR, adalah salah satu contoh nyata dari seorang yang memegang teguh pesan ibunya tersebut. Lahir di Bumiayu, Jawa Tengah, pada usia 27 tahun, Zuhal telah menjalani perjalanan yang menginspirasi di dunia relawan pendidikan.


Cerita perjalanan Zuhal sebagai relawan GURUMUDA PIJAR dimulai ketika ia mengabdi di SD Negeri 2 Lelogama, sebuah sekolah yang berada di tanah Timor. Namun, lebih dari sekedar mengajar, Zuhal membawa semangat untuk memberikan manfaat dan kebaikan bagi anak-anak dan masyarakat sekitarnya. Ia memiliki keyakinan kuat bahwa dalam setiap perjalanan hidupnya, penting untuk meninggalkan jejak kebaikan.


Dalam penempatannya di Lelogama, Zuhal merasakan kedalaman makna dalam kata keluarga. Anak-anak yang menjadi murid-muridnya, masyarakat setempat, teman-teman barunya, serta lingkungan baru yang ia hadapi semuanya memberikan kehangatan yang membuatnya merasa seperti berada dalam keluarga besar. Baginya, semua orang adalah guru yang berharga dalam perjalanan hidup ini.


Pengalaman Zuhal sebagai relawan GURUMUDA PIJAR juga memberikan pelajaran berharga dalam kehidupan. Ia mendapati dirinya belajar banyak hal untuk menjadi manusia yang lebih baik setiap harinya. Bagi Zuhal, kehadirannya di tanah Timor memberikan ruang kebaikan yang luas tak bertepi, yang mungkin tak akan ia temukan jika tidak menjadi seorang relawan.


Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia juga sangat terasa dalam perjalanan Zuhal. Ia menyaksikan dengan mata kepala sendiri berapa banyak orang baik yang berjuang dan terus berusaha dalam mengedukasi anak-anak di daerah terpencil. Zuhal merasa bersyukur bisa menjadi bagian dari perjuangan ini dan mendukung pendidikan anak-anak Indonesia.


Untuk menilai pencapaian dan pengaruhnya sebagai seorang relawan, berikut adalah persentase calistung dan karakter anak didik yang diukur dari skala 1 hingga 100, Baca 65%, tulis 70% hitung 80%, persentase CaLisTung yang dibina Zuhal cukup terlihat terutama dalam menghitung Zuhal telah berhasil meningkatkan kemampuan anak-anak di Lelogama. Karakter 65%, selain membina untuk kecerdasan anak didiknya, Zuhal juga membantu dalam pembentukan karakter sehingga memiliki karakter yang dapat menjadi penerus bangsa yang baik.