Jakarta - Pendiri CT ARSA Foundation, Anita Ratnasari
Tanjung, memberikan dukungan pendidikan secara langsung untuk RA Kuntum Kusuma
Ani Yudhoyono (RA Kuku Ayu) di Purworejo, Jawa Tengah. Dukungan diwujudkan di
antaranya dengan gedung, fasilitas, dan buku bacaan untuk anak-anak.
"Kita akan terus memberikan pendidikan yang berkualitas
tentunya untuk anak-anak PAUD. Karena usia itu adalah golden-nya anak-anak
untuk diberikan pendidikan," ucapnya dalam kunjungan bersama Solidaritas
Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) ke RA Kuku Ayu dan SMA Unggulan CT
Arsa, Kamis (12/2/2026).
RA Kuku Ayu, lanjutnya, tak hanya menyediakan
pendidikan formal, tetapi juga pendidikan agama. Misalnya belajar Iqra dan
Al-Qur'an.
"Dari sumbangan ibu-ibu SIKIB ini
memfasilitasi juga musholla, sehingga anak-anak terbiasa dengan belajar ya,
tidak saja belajar membaca, menulis untuk anak-anak PAUD, tetapi kita lebih
juga meningkatkan akhlak mulia untuk mereka," tambah Anita.
SIKIB Persembahkan TK untuk Ani Yudhoyono, Ini
Lokasinya
Untuk Masyarakat yang Membutuhkan, Termasuk
Disabilitas
Anita menjelaskan, keberadaan RA Kuku Ayu
diperuntukkan untuk masyarakat. Terutama yakni anak-anak yang mayoritas berasal
dari keluarga tidak mampu.
Dengan memberikan pendidikan berkualitas, ia
mengatakan semua anak punya hak untuk sukses.
"Dan juga ini diperuntukkan untuk masyarakat
di mana anak-anak di sini adalah sebagian besar adalah anak-anak yang tidak
mampu. Tetapi saya yakin bahwa semua anak punya hak untuk sukses,"
tuturnya.
Sementara itu, perwakilan SIKIB dan istri mantan
Menkopolhukam era Presiden SBY, Ratna Sinar Djoko Suyanto, mengatakan RA Kuku
Ayu akan terbuka untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sekolah inklusif ini
diharapkan bisa memajukan pendidikan.
"Inklusif, betul. Sehingga kita akan menerima
juga anak-anak yang berkebutuhan khusus dan juga anak-anak yang tidak mampu,
tetapi kita dengan harapan tadi supaya anak-anak tuh lebih maju lagi
pendidikannya," katanya.
"Yang penting, gratis. Kita (ingin) membantu
kepada masyarakat yang membutuhkan karena gratis. Insyaallah ini bisa lanjut
terus, insyaallah, kita doakan bersama," lanjutnya.
Sekolah dengan Nama Mendiang Istri SBY
Ratna juga menyampaikan bahwa nama sekolah menggunakan
nama yang indah, yakni dengan menyematkan nama mendiang istri SBY, Ani
Yudhoyono. Ia mengatakan, SIKIB mempersembahkan sekolah tersebut untuk mendiang
dan bisa menjadi kebaikan yang mengalir.
"Harapan kita semua ini nanti bisa langgeng
terus dan tentunya pahalanya mengalir kepada almarhumah Ibu Ani. Dan nama yang
indah sekali, yaitu RA Kuntum Kusuma Ani Yudhoyono. Nama yang indah sekali buat
almarhumah," ungkapnya.
Ia tak menyangka bahwa antusias masyarakat begitu
positif, meski pendirian sekolah belum genap 2 tahun. Terutama pendaftaran
calon murid baru RA Kuku Ayu yang sudah penuh sampai 2027.
"Jadi itu memang kita sebenarnya tidak
menduga begitu banyak, dan ini respon yang sangat baik ya," imbuhnya.
Sementara itu, Anita Tanjung menambahkan, sekolah
bukan hanya pembelajaran untuk anak, tetapi akan ada sinergi pola asuh
(parenting) untuk orang tua. Tujuannya agar nilai-nilai pengajaran di sekolah
dan rumah berkesinambungan.
"Jadi kita mengajak para orang tua untuk
bergabung ke sini untuk bersama-sama dengan guru-gurunya untuk discuss
bagaimana pengajaran yang terbaik di rumahnya. Jadi tidak saja di sekolah,
tetapi juga dari rumah," ujarnya.
