Jakarta - Founder CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari
Tanjung, menyebutkan sekolah unggulannya diminta untuk menjadi percontohan
Sekolah Rakyat. Adapun Sekolah Rakyat adalah program pendidikan yang diinisiasi
pemerintah khusus anak-anak miskin.
"Alhamdulillah pada tahun kemarin ini Sekolah
Unggulan CT Arsa Foundation melalui Menteri Sosialnya, ini Sekolah Unggulan CT
Arsa Foundation diminta sebagai sekolah percontohan dan Sekolah Rakyat dan
Sekolah Garuda," kata Anita, Rabu (12/11/2025).
Hal ini dikatakan Anita saat resmi melepas 15
relawan guru muda Pijar (Pergi Mengajar) ke sejumlah daerah pelosok di
Indonesia batch kelima. Adapun program ini sudah dimulai pada 2021.
"Dan alhamdulillah kolaborasi ini, dan kita
memberikan bagaimana sistem kita agar juga dapat dimanfaatkan oleh Sekolah
Rakyat yang diprakarsai oleh Bapak Presiden Prabowo," tambahnya.
Total ada 18 sekolah yang sudah dihadiri para
relawan guru muda di 11 provinsi dari Sumatera hingga Papua. Anita memastikan
relawan guru muda ini berkualitas karena melewati proses seleksi.
"Dampak yang luar biasa ini guru-guru mudanya
ini itu kita tes dan guru-guru mudanya itu berkualitas dan kita mengharapkan
dari visi CT Arsa Foundation memutus mata rantai kemiskinan dengan pendidikan
yang berkualitas sampai ke pelosok daerah," katanya.
Lebih lanjut, Anita yakin para relawan guru muda
ini bisa membawa perubahan. Dia yakin pendidikan adalah kunci utama untuk
mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Karena juga mereka itu adalah agen perubahan
bangsa ini. Jadi kalau kita mau maju, kita mau bersaing dengan bangsa lain
kunci utamanya apa? Pendidikan dengan pendidikan yang berkualitas,"
katanya.
"Dengan kita membuat sekolah-sekolah
unggulan, dengan juga sekarang sudah ada Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda,
insyaallah negara kita bisa memenangkan perjuangan dan bisa berkompetisi dengan
negara-negara lain," tambahnya.
